Selasa, 20 April 2010

Sebuah Surat Cinta

Sahabat
Apa kabar? Aku perlu megirimkan sepucuk surat untuk menyatakan padamu betapa Aku memperhatikan kamu..
Kemarin aku melihat kamu berbincang - bincang dengan teman - temanmu. Sepanjang hari Aku menunggu berharap engkau mau bercakap - cakap denganKu juga. Aku memberimu senja untuk menutup harimu dan angin sepoi - sepoi untuk menyejukkanmu dan Aku menunggumu, kau tidak pernah datang. Ini menyakitkan Aku tapi Aku tetap mengasihimu sebab Aku sahabatmu.
Tadi malam Aku melihat kamu tidur dan Aku ingin menyentuh keningmu maka Aku mencurahkan cahaya bulan ke wajahmu. Aku kembali menunggu ingin Aku meluncur ke bawah supaya kita bisa berbincang - bincang. Aku punya banyak sekali hadiah untukmu !
Pagi ini kamu bangun dan terburu - buru bekerja. Air mataku bercucuran. Seandainya saja kamu mau mendengarkan Aku! Aku cinta padamu! Aku berusaha mengatakannya melalui langit biru dan rumput hijau yang membisu. Aku membisikkannya lewat dedaunan dan menghembuskannya lewat warna - warni bunga, meneriakkannya padamu lewat aliran sungai pegunungan menjadikan burung - burung gemar bernyanyi. Aku menyelimutimu dengan kehangatan sinar mentari dan memberi wangi udara dengan wewangian alam. Kasihku padamu lebih dalam daripada samodra dan lebih besar dari kebutuhan yang paling besar dalam hatimu !
Mintalah padaku ! Berbicaralah padaku! Jangan lupakan aku. Banyak sekali yang harus kubicarakan denganmu.
Aku tak ingin mengganggumu lebih lama lagi. Ini tergantung keputusanmu. Aku telah memilih kamu dan aku akan menunggu.
Aku mengasihimu.
SAHABATMU
Y E S U S
Teman-teman dari cerita di atas sangat terbukti bahwa Yesus sangat rindu untuk bercakap-cakap dengan kita, rindu sekali agar kita mau bersaat teduh dengan Tuhan.. Banyak yang ingin Tuhan bicarakan kepada kita,, Mulailah dengan bersaat teduh,, mulailah dengan membaca alkitab yang merupakan surat cinta yang Tuhan Yesus berikan untuk kita... Dengan membaca alkitab kita bisa tau apa yang sudah Tuhan rencanakan untuk kita, apa yang seharusnya Tuhan inginkan agar kita lakukan, dan lainnya.. Yesus sangat rindu untuk menjalin hubungan yang intim dengan kita seperti seorang sahabat,, apakah respon kita?? God bless u all..

1 komentar:

tammy mengatakan...

aku suka artikel ini..
heheheeh

cukup menusuk...
belajar jadi sahabt yang baik buat Tuhan,,
karena DIA udah lebih dulu jadi sahabat kita,,,

Poskan Komentar