Senin, 07 Juni 2010

yang terakhir di semester genap 2009/2010

Tidak terasa akhirnya kita sudah ada di ujung rangkaian pembinaan persekutuan doa (PD) untuk semester genap ini. Dari sekian banyak tema yang kita terima sejak awal, PD minggu lalu kita diajak berpikir dan segera bertindak. Itu sebagai bungkus akhir dari serangkaian pengetahuan yang sudah diberikan sejak PD awal hingga akhir. Ketika kita sudah tahu apa yang seharusnya kita lakukan sebagai anak Tuhan (yang sudah ditebus, dan mengerti makna penebusan tersebut) maka selanjutnya kita ditantang untuk melakukan hal-hal yang seharusnya kita lakukan bagi tempat kita berpijak ini.

Tuhan berfirman dalam matius 28:18 “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi …” namun hati-hati, jangan ikut salah mengartikan ayat ini. Ayat ini mengingatkan kita bahwa kebenaran yang dari Allah harus dilakukan di setiap aspek. Dan dalam KIS 1:8 Tuhan telah memberikan kuasa pada kita untuk menjadi saksi-Nya. Maksudnya adalah, Allah memberikan kuasa ini pada manusia agar manusia menjalankan mandat yang Allah berikan pada manusia.

Kita sepakat bahwa bumi ini adalah wilayah kekuasaan Tuhan, tidak ada satu tempat pun yang bukan merupakan wilayah kekuasaan-Nya. Tuhan menciptakan bumi dan isinya secara teratur dan sesuai dengan fungsinya. Kondisi bumi seharusnya baik, karena Tuhan menciptakannya dengan kondisi yang baik. Namun sekarang ini banyak dari kita mengatakan bahwa bumi saat ini kacau, berantakan, rusak, dst. Ya, itu juga kenyataan saat ini. Bumi yang kita diami ini memang sudah jauh dari kata baik. Kondisinya semakin tidak elok dipandang, semakin tidak beres penataannya, semakin kacau system didalamnya, dan mungkin juga semakin tidak nyaman didiami. Dan kita pun tahu sumber dari segala kerusakan itu ialah DOSA!

Tugas kita sebagai anak-anak yang telah ditebus untuk memperbaiki segala ketidakberesan ini. Mengapa harus kita yang melakukannya? Karena seharusnya kekristenan lah yang mengembalikan segala sesuatu kepada hakekatnya, sebab hanya kekristenan yang harusnya mengerti makna sebuah penebusan. Bingung caranya? Alkitab yang kita miliki adalah buku pedoman (penuntun) bagi orang-orang Kristen dalam berpikir dan bertindak dalam keseharian kita.

Pada kesempatan memperdalam pemahaman alkitab lewat PA Maleakhi, beberapa anggota maleakhi berdiskusi tentang aktifitas yang berhubungan dengan ekonomi (Akuntansi-produksi-SDM-pemasaran-strategi-pajak-miskin-perbankan-perusahaan-meolah tanah-jual,beli-etc), dan ternyata alkitab yang kita punya ini memang mampu menjawab permasalahan yang muncul saat ini. Alkitab pun mampu memberikan tuntunan sikap yang seharusnya dilakukan manusia agar menciptakan keteraturan dan kestabilan. Sejak saat ini seharusnya kita sudah mampu berpikir apa yang bisa kita lakukan untuk ikut mengerjakan sebagian proyek besar Tuhan. Dan segera bertindak lewat hal-hal berarti yang mampu kita lakukan sekarang juga!

Teman-teman pasti rindu kan mengetahui tindakan yang seharusnya kita lakukan untuk memperbaiki sebagian isi bumi ini? Jangan hanya sekedar rindu, tapi kejar lah itu. Pengetahuan itu sungguh dekat jaraknya, sedekat kita dan tempat kita meletakan alkitab kita. Pengetahuan itu juga tidak butuh banyak biaya, karena ada pintu PA Maleakhi selalu terbuka untuk kita. selamat menjadi duta Kristus.. SDG

0 komentar:

Poskan Komentar